PANDUAN YOUTUBERS

Google AdSense : Ad Balance sebagai solusi untuk pengiklan, publisher, dan pengguna situs

Ad balance atau Keseimbangan Iklan adalah fitur terbaru dari Google AdSense yang diluncurkan pada awal tahun 2017. Ad Balance dirancang khusus untuk dapat membantu publisher Google AdSense dalam memaksimalkan potensi dan optimalisasi penghasilan dengan cara berfokus kepada unit iklan yang memiliki performa terbaik dari segi penawaran harga atau BPK ( Biaya Per Klik ) yang akan dibayar oleh pengiklan pada setiap klik iklan yang tampil di halaman situs dari publisher AdSense.

Ad Balance Fitur terbaru google adsense yang dapat meningkatkan penghasilan publisher

Tujuan dari dihadirkannya fitur terbaru ini selain untuk memaksimalkan potensi penghasilan dari para publisher, adalah untuk menciptakan pengalaman pengguna yang baik pada situs yang menampilkan iklan dari para pengiklan. Kita ketahui bersama bahwa unit iklan yang ditampilkan oleh Google AdSense merupakan hasil personalisasi dari para pengguna itu sendiri sehingga konten iklan yang ditampilkan sebisa mungkin akan sangat relevan dengan minat dari para pengguna situs tersebut. Selain itu Ad Balance tentunya akan menguntungkan pihak advertiser dimana iklan mereka akan benar benar mencapai target sasaran market pengguna yang diinginkan.

Secara keseluruhan, fitur Ad balance merupakan win win solution bagi ekosistem periklanan pada Google AdSense dimana pihak Google akan menjadi sentral kontrol dari ketiga pihak terkait yang meliputi Advertiser ( Pengiklan ), Publisher ( Penayang Iklan ), dan End User ( Pengguna Situs ) yang merupakan sasaran dari konten iklan tersebut dengan memprioritaskan pengalaman pengguna yang baik.

Untuk memahami ekosistem yang berlaku di Google AdSense, perhatikan diagram dibawah ini !

ekosistem jaringan periklanan di google adsense

Didalam Ekosistem jaringan periklanan Google AdSense, terdapat 4 pihak yang terkait meliputi Google yang bertindak sebagai sentral kontrol dari ekosistem ini.

1. User Experience

Adalah pengalaman yang dirasakan oleh User ( pengguna situs ) yang mengunjungi sebuah situs website atau blog milik seorang Publisher ( penayang ) yang memasang konten iklan dari pihak Advertiser ( pengiklan ). Tentunya kepuasan dari User menjadi prioritas utama dalam mengunjungi sebuah situs yang dimana keinginannya adalah mendapatkan informasi yang berharga, bermanfaat serta relevan dengan konten yang dicari dari artikel yang terdapat dalam situs tersebut. User terkadang merasa risih atau terganggu dengan sebuah situs yang terlalu banyak memasang konten iklan sehingga menciptakan pengalaman pengguna yang buruk, terlebih lagi apabila konten iklan yang ditampilkan tidak sesuai minat pengguna atau tidak relevan dengan isi artikel.

berikut adalah kesimpulan dari harapan para pengguna yang mengunjungi sebuah situs

  •  Kualitas artikel yang memuat informasi sesuai dengan pencarian
  •  Konten iklan yang tidak terlalu banyak atau tidak mengganggu navigasi situs
  •  Mendapatkan penawaran / konten iklan yang menarik sesuai dengan minatnya

2. Advertiser

Advertiser adalah pihak yang mengeluarkan sejumlah biaya untuk mempromosikan konten atau produknya dalam bentuk iklan melalui jasa program periklanan Google AdWords. Advertiser rela membayar kepada Google agar konten iklan produknya muncul dalam sebuah situs blog milik Publisher AdSense dan terlihat oleh User dan pengguna tersebut, sehingga apabila pengguna mengklik iklan tersebut akan mengalihkan lalu lintas situs kepada situs milik pengiklan ( Advertiser ) untuk membuat peluang konversi penjualan produk miliknya.

Tujuan dan harapan dari para Advertiser adalah

  • Banyaknya jumlah pengguna yang melihat konten iklan dari mereka
  • Meningkatnya trafik lalu lintas dari situs produk mereka
  • Memberikan iklan penawaran kepada pengguna yang tepat sasaran 
  • Branding image yang membuat produk mereka semakin populer dikenal masyarakat


3. Publisher

Publisher adalah pemilik blog yang sebelumnya telah mendaftarkan situs website atau blog miliknya untuk berpartisipasi ke dalam program Google AdSense sebagai penayang iklan dan mitra Google AdSense. Publisher sendiri tidak terpaku kepada mereka yang memiliki situs atau blog, bahkan dewasa ini para pengguna situs Youtube dan pemilik aplikasi mobile seluler melalui AdMob mendaftar kepada Google AdSense sebagai mitra untuk memonetisasi video YouTube dan aplikasi seluler mereka, tapi yang akan kita bahas disini sebagai contoh adalah publisher untuk situs atau Adsense For Content.

Tujuan dari pemilik situs bergabung dengan AdSense tentunya selain untuk eksistensi didalam dunia blogging adalah untuk memonetisasi blog miliknya dengan memasang iklan Google AdSense dan mendapatkan penghasilan dari pengguna situs yang mengklik konten iklan di situs tersebut, yang dimana program AdSense ini membayar para publisher dengan sistem PPC ( Pay Per Click ), dibayar sesuai dengan jumlah klik iklan yang diakumulasikan selama 1 bulan  penayangan. Tentunya harga dari per kliknya atau BPK ( Biaya Per Klik ) nya bervariatif tergantung dari penawaran harga iklan dari Advertiser melalui sistem lelang iklan bersama pihak Google.


Berikut ini adalah rangkuman harapan dan keinginan dari para Publisher google AdSense

  • Mendapatkan visitor pengunjung blog / traffik blog yang tinggi
  • Mendapat unit iklan yang memiliki BPK dengan nilai yang lebih tinggi dibanding penawar iklan yang lainnya yang menawar dengan harga yang lebih rendah
  • Mendapat jumlah klik yang banyak dari pengguna situs / blog miliknya
  • Mendapat bayaran dari Google AdSense

4. Google

Google bertindak sebagai fasilitator dan pusat kendali dari ketiga elemen yang telah dibahas sebelumnya. Bagaimana caranya Google dapat memfasilitasi setiap kebutuhan dan keinginan dari User, Publisher, dan juga Advertiser melalui kebijakan kebijakan yang diterapkan demi terciptanya keseimbangan agar semua pihak dapat merasa diuntungkan tanpa ada yang merasa dirugikan atau dikecewakan. Meskipun Google sendiri menerangkan bahwa untuk menciptakan pengalaman pengguna yang baik sambil menjaga dan mengembangkan pendapatan adalah dua hal yang sulit dicapai. Maka dari itu kehadiran dari fitur Ad balance atau keseimbangan iklan adalah upaya untuk mencoba menguntungkan semua pihak terkait.

Secara garis besar, tujuan dan harapan Google dengan adanya fitur Ad Balance ini adalah sebagai berikut :

  • For User : Memberikan pengalaman pengguna yang baik untuk user dengan mengurangi jumlah konten iklan dan mengatur jumlah tayangan iklan agar tidak terlalu mengganggu. Iklan akan ditampilkan pada waktu dan kepada orang yang tepat. 
  • For Advertiser : Konten iklan akan ditampilkan di situs yang memiliki konten artikel relevan dengan produk dan pengguna yang tepat sasaran sesuai dengan minat dari para pengguna agar peluang konversi penjualan produk mereka semakin meningkat dan tentunya akan membuat mereka tidak ragu untuk kembali beriklan di Google dengan penawaran harga yang lebih baik lagi.
  • For Publisher : Publisher dapat mengatur setingan dari konten penayangan iklan dan sedikit mengabaikan iklan yang memiliki penawaran harga terkecil dengan mengurangi jumlah tayangan agar bisa berfokus kepada konten iklan yang memiliki tawaran harga / BPK yang lebih besar. Sehingga pendapatan dari publisher akan lebih sedikit meningkat disertai memberikan pengalaman yang baik kepada pengguna.

Lalu bagaimana cara menggunakan fitur Ad Balance ini ?

Fitur Ad Balance pada Dashboard Google AdSense terdapat pada dashboard Antarmuka versi terbaru, apabila akun AdSense anda masih menggunakan tampilan antarmuka versi lawas, segeralah anda upgrade kepada tampilan antarmuka yang terbaru pada Google AdSense untuk dapat mengakses fitur Ad Balance ini.

Pada Dashboard Klik menu My ads -  Ad Balance - Setting Ad Fill Rate - Klik Apply



Setting lah Fill Rate untuk tayangan iklan yang akan ditampilkan dari persentase default 100% ke jumlah persentase tayangan iklan yang diinginkan. sebagai contoh saya mensetting fill rate ke angka 70 % dari jumlah tayangan iklan yang akan ditampilkan lalu klik Apply dan seketika Google akan mengatur jumlah tayangan iklan yang akan di tampilkan kepada pengguna sesuai dengan jumlah persentase yang telah kita pilih.





Lalu Apa Maksudnya Fill Rate 70 % dan Bagaimana Cara Kerja dari Ad Balance ini ?

70 % yang saya pilih adalah rasio persentase pengisian iklan yang akan ditampilkan di situs kita. dari 10 iklan yang seharusnya tayang, Google hanya akan menayangkan 7 iklan saja yang dimana iklan tersebut adalah yang paling relevan dengan artikel kita dan membayar paling tinggi untuk dapat tampil di halaman situs kita.

Google menafsirkan bahwa jumlah pendapatan terbesar dari publisher, berasal dari porsi yang lebih kecil dari sebuah tayangan namun memiliki nilai BPK yang paling terbesar. Dari persentase 100 % atau 10 tayangan iklan, mungkin sekitar 2-3 dari tayangan iklan memiliki BPK lebih tinggi dibanding sisa yang lainnya. dengan kita mensetting fill rate untuk tayangan, publisher dapat mengatur konten iklan mana yang layak untuk tampil dengan nilai harga iklan yang lebih tinggi dan meningkatkan penghasilan publisher

Fitur ini memang masih baru, dan saya pun masih bereksperimen dengan settingan fill rate. karena untuk seting fill rate tidak ada patokan angka pasti, semua itu kembali kepada karakteristik blog yang dipengaruhi oleh faktor lain seperti trafik blog itu sendiri, maupun niche blog yang lebih spesifik. Intinya untuk hasil yang optimal, setingan untuk setiap blog bisa berbeda beda. Publisher dianjurkan untuk terus melakukan eksperimen dan pengamatan terhadap situs atau blog nya hingga mendapatkan setinggan yang pas dan tepat serta terbukti mendongkrak dari penghasilan publisher.

Untuk sementara ini demikianlah yang bisa saya utarakan pada postingan kali ini, Mohon maaf atas segala kekurangan dari topik pembahasan dikarenakan fitur ini yang masih baru dan perlu pengkajian lebih lanjut. Apabila ada perkembangan, Insha Alloh akan saya posting kembali disini.

Thanks ! 

1 Response to "Google AdSense : Ad Balance sebagai solusi untuk pengiklan, publisher, dan pengguna situs"

  1. saya seting ke 80% memang unutk setiap pemilik situs/chanel bbeda beda kecocokannya:)

    ReplyDelete